Sebagai seorang freelancer, kepuasan klien adalah nomor satu. Hasil kerja yang memuaskan tentu akan menjadi peluang untuk menjalin kerjasama secara kontinu atau mendapatkan rekomendasi sehingga relasi Anda semakin luas.

Sayangnya, kemampuan berkomunikasi dengan baik tidak dimiliki oleh semua orang. Hal ini harus dipelajari untuk menghindari terjadinya miskomunikasi dengan klien.

Tips Meminimalisasi Miskomunikasi Freelancer dengan Klien

Mengikuti Keinginan Klien dan Menunjukkan Profesionalisme

Klien adalah orang yang membayar jasa Anda. Sebagai penyedia jasa, tugas Anda adalah memberikan apa yang klien inginkan. Dengan begitu, Anda tidak hanya membangun relasi yang baik, tapi juga menunjukkan rasa hormat Anda terhadap klien.

Saat ada hal yang Anda rasa tidak cocok, misalnya Anda meyakini ada cara yang lebih baik daripada yang klien inginkan, jangan diam saja. Komunikasikan hal ini dengan klien. Jelaskan mengapa Anda menyarankan hal tersebut dan apa manfaatnya untuk klien. Gunakan bahasa yang sopan namun tidak terkesan menggurui atau mengatur.

Kebanyakan klien akan mengikuti saran Anda jika saran yang diberikan memang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, hormati keputusan klien jika dia menolak saran Anda.

Beberapa hal lainnya yang sering menjadi masalah di antara freelancer dan klien adalah:

Melewati tenggat waktu (Deadline)

Perhatikan tenggat waktu atau deadline yang diberikan oleh klien. Jangan pernah meremehkan hal ini. Sering kali, freelancer merasa tidak masalah jika menyelesaikan pekerjaan sehari atau bahkan tiga hari melebihi tenggat waktu yang ditentukan. Padahal, klien juga memiliki jadwal yang harus dia ikuti dan keterlambatan Anda merupakan kerugian bagi mereka. Ketepatan Anda dalam menyelesaikan pekerjaan dapat menjadi kesan pertama yang baik bagi klien.

Mintalah deadline yang sesuai dengan kemampuan Anda dan selesaikan pekerjaan lebih cepat dari deadlinetersebut. Dengan begitu, klien memiliki waktu untuk merevisi pekerjaan Anda dan menilai keseriusan Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

Pekerjaan yang tidak selesai

Selain menyerahkan hasil pekerjaan sesuai deadline, pastikan juga pekerjaan Anda sudah benar-benar selesai dan lengkap. Jangan sampai hanya untuk memenuhi deadline, Anda menyerahkan pekerjaan yang masih setengah matang.

Jika waktu pengerjaan yang diberikan masih dirasa kurang, mintalah perpanjangan waktu dengan menyertakan alasan mengapa Anda membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dengan begitu, klien juga akan memahami kendala apa yang sedang Anda hadapi.

Your email address will not be published. Required fields are marked *